talking, laughing, posting, sharing …

Beberapa nasehat dari para orang tua dan leluhur mungkin terdengar kuno di telinga kita. Tapi siapa yang tahu dibalik nasehatnya tersimpan sebuah kebenaran?

===

 

Pada kenyataannya kehidupan kita dipenuhi berbagai “cerita” seputar kehamilan. kelahiran dan bayi atau anak-anak yang bisa membuat kita mengerenyitkan dahi. Beberapa diantaranya terdengar masuk akal namun lainnya terkesan di luar nalar. Cerita-cerita itu tumbuh dan turun temurun di seputar kita, mana fakta dan mana mitos?

 

MITOS?

Jika detak jantung bayi di dalam kandungan terdengar lebih cepat, maka anak anda perempuan. Bila sebaliknya, maka anak anda laki-laki.

Terdengar logis ya? Jangan terlalu percaya hal itu. Ini hanya mitos dan tidak terbukti kebenarannya. Detak jantung normal janin di dalam kandungan adalah 120-160 detak per menit (beat per minute/ bpm). Hal itu tidak akan berubah kecuali ibu menderita sakit seperti demam, pada kondisi itu biasanya detak jantung janin akan bertambah cepat. Menurut bidan Megan Baker, jika janin mengalami gangguan seperti kekurangan oksigen maka detak jantungnya akan menurun hingga di bawah 120 bpm. “Detak jantung tidak ada kaitannya dengan jenis kelamin,” ujar Megan.

 

MITOS?

Jika anda mengalami mulas ataunyeri perut, maka anak anda akan lahir dengan rambut yang lebat.

Hal ini terdengar seperti sebuah hal yang tidak masuk akal. Tetapi, percaya atau tidak, para peneliti di John Hopkins University di Amerika Serikat menemukan fakta berkaitan hal yang sepintas mirip sebuah dongen ini. Mereka menemukan bahwa wanita yang sering mengalami mulas selama kehamilannya berpeluang melahirkan anak dengan kesuburan rambut yang baik. Tapi, jangan terlalu menaruh keyakinan pada hal ini, karena hampir 85 persen ibu yang mengandung sering menderita mulas atau nyeri di perut. Hal ini lebih disebabkan tubuh membutuhkan lebih banyak hormon progesterone dan membuat lambung serta perut bekerja ekstra dengan mengeluarkan sejenis asam hingga menimbulkan perasaan tersebut.

 

MITOS?  

Segelas bir hitam membuat Ibu jauh dari Anemia.

Zaman dulu, bidan sering menganjurkan ibu hamil dan menyusui untuk mengkonsumsi bir hitam secara rutin untuk menjaga kadar zat besi dalam darah dan mencegah anemia. Faktanya, hal itu tidak terbukti. Saat ini, kita mengetahui bahaya yang mengancam ibu hamil jika terlalu banyak mengkonsumsi alkohol. Bahkan The National Health and Research Council menyarankan untuk absen alias tidak mengkonsumsi alkohol sama sekali selama kehamilan. Ada banyak sumber zat besi lain yang lebih baik seperti daging merah, sayuran hijau dan sereal.

 

MITOS?

Mengandung membuat anda sakit gigi?

Ya, ini bukan mitos atau isapan jempol belaka. Wabita hamil akan memiliki resiko lebih tinggi menderita gangguan gigi, gusi dan mulut. Hormon mambuat anda rentan gangguan gigi seperti gingivitis alias radang gusi. Segera jadwal dan periksakan gigi ke dokter dan jangan lupa memberitahukan dokter gigi bahwa anda sedang hamil.

 

MITOS?

Perut membuncit ke depan, anda mempunyai bayi laki-laki. Perut membuncit dengan bentuk bundar seperti bola, anak anda perempuan.

Anda pasti sering mendengar cerita seperti itu. Pada kenyataan teori tersebut tidak terbukti. Tidak ada hubungan antara jenis kelamin anak yang anda kandung dengan ukuran atau bentuk perut ibu saat mengandung. Ukuran dan bentuk perut bergantung pada pola makan dan diet anda, ukuran pinggul serta posisi bayi di dalam rahim.

 

MITOS?

Berendam di bathtub membuat bayi dalam kandungan menderita infeksi?

Mungkin anda sedang bersantai berendam di air hangat dalam bathtub, ditemani aroma therapy dan musik slow yang membuat perasaan relax. Tiba-tiba saja suasana menjadi rusak dengan teriakan ibu mertua yang menyuruh anda untuk segera keluar dari bathtub karena khawatir bayi dalam kandungan terinfeksi bakteri. Anda bisa dengan tenang menjelaskan padanya bahwa hal itu tidak akan terjadi. Bayi terlindung dalam rahim yang hangat, dalam selaput tipis namun kuat serta air ketuban yang menjaganya aman dari benturan apapun. Tidak ada bakteri yang akan masuk melalui vagina kemudian berenang ke rahim untuk mengganggu si kecil. Dia aman di sana, dan silahkan teruskan berendam di bathtub anda!

 

MITOS?

Sekali operasi Caesar, akan selamanya menjalani Caesar.

Untungnya, hal itu tidak selalu benar. Resiko utama melahirkan bayi dengan kondisi normal setelah melakukan operasi Caesar (Vaginal Birth After Caesar –VBAC) adalah terbukanya kembali luka bekas jahitan. Hanya 1 persen wanita yang mengalami hal itu sementara 60-85 persen lainnya sukses melahirkan secara normal. Jadi, tidak semua kasus pernah menjalani Caesar akan kembali melalui Caesar di kelahiran keduanya. Jika kondisi anda memungkinkan, anda tetap bisa melahirkan normal meski sebelumnya telah menjalani Caesar.

 

MITOS?

Menggantung cincin kawin di perut menentukan jenis kelamin bayi.

Ini cerita yang sudah ada sejak turun temurun. Jika anda menggantungkan cincin kawin anda dengan seutas tali dan meletakkannya di perut, perhatikan gerakannya. Jika cincin tersebut berputar saat anda menggantungnya maka anda akan mendapatkan anak perempuan. Jika cincin itu menggelinding ke kiri dan kanan di perut anda, maka anak anda adalah laki-laki. Cerita ini sama sekali tidak ada hubungannya dengan jenis kelamin bayi yang anda kandung.

 

MITOS?

Bayi laki-laki memiliki masa kehamilan yang lebih lama? 

Ya itu benar. Sebuah penelitian di Dublin National Maternity Hospital terhadap 8000 kasus menunjukkan perempuan yang melahirkan anak laki-laki memiliki masa kehamilan yang lebih lama.

 

MITOS?

Mengangkat tangan ke atas kepala dapat mencekik bayi.

Dahulu kala, jika ibu mengangkat kedua tangannya ke atas, maka dapat menyebabkan bayi terlilit tali pusarnya sendiri dan membahayakan jiwanya. Sekarang, hal itu menjadi tidak signifikan. Hampir sepertiga bayi dilahirkan dengan tali pusar melilit lehernya. Itu tidak masalah, selama di dalam kandungan lilitan itu bisa terlepas dengan sendirinya saat kepala bayi memutar ke bawah dan siap untuk dilahirkan. Namun jika lilitan itu terlalu keras, bayi akan memberi signal dengan geraka yang gelisah, detak jantung yang melambat sehingga bidan anda dapat memantau dan mengambil tindakan sesegera mungkin.

 

MITOS?

Berhubungan seks akan mempercepat kontraksi.

Okay, hubungan seks di masa kehamilan muda memang tidak dianjurkan. Namun saat usia kandungan semakin besar, seks akan membuat tubuh anda siap untuk melahirkan. Seks menjadi pemicu tubuh untuk memproduksi hormone oxytocin, yang berperan merangsang terjadinya kontraksi. Selain itu, hormone prostaglandin dalam sperma pasangan anda akan membuat rahim dan pinggul menjadi lebih rileks dan siap untuk kondisi melahirkan. Rangsangan pada putting payudara juga akan membuat tubuh memproduksi banyak oxytocin. Semua tidak akan berarti jika masa kehamilan belum genap dan bayi belum siap dilahirkan. Tapi bila anda dan pasangan khawatir, tidak ada salahnya menahan diri sampai bayi anda lahir dengan selamat.

 

MITOS?

Banyak bayi yang dilahirkan saat bulan purnama.

Kita sering mendengar bahwa siklus bulan purnama akan mempengaruhi masa kesuburan dan menstruasi pada wanita, bukan? Sekarang para ilmuwan meyakini bahwa bulan purnama juga mampu mempengaruhi angka kelahiran. Sebuah penelitian melibatkan 140.000 kelahiran di New York mendapatkan hasil bahwa sebagian besar bayi dilahirkan dalam kondisi bulan purnama. Konfirmasi didapat juga lewat kesaksian para bidan yang telah bertahun-tahun membantu kelahiran bertepatan dengan siklus bulan purnama.

 

MITOS?  

Mengidam makanan manis, anak anda perempuan. Mengidam yang asin  maka anak anda laki-laki.

Teori kuno yang berkata tentang hubungan mengidam manisan, kembang gula, permen dengan jenis kelamin anak anda pasti sering anda dengar saat kehamilan anda. Wanita yang mengidam makanan manis, belum tentu mengandung dan melahirkan anak perempuan. Sementara yang mengidam makanan asin juga belum tentu melahirkan anak laki-laki. Para ahli sepakat mengatakan tidak ada korelasi yang signifikan antara hal tersebut. Jadi silahkan teruskan makan cokelat anda, tapi jangan terlalu berharap anda akan mempunyai anak perempuan dengan mengemilnya banyak-banyak. (yuk)baby2 

Comments on: "Mitos dan Fakta Kehamilan" (1)

  1. mampir dan salam kenal pak. Kalau minum susu kedelai dengan kulit putih-bersih bayi, itu mitos or ada bukti medis?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: