talking, laughing, posting, sharing …

Stratos Jump!

Kini bukan jamannya lagi terjun dengan pesawat terbang. Orang-orang ini bahkan menyentuh Stratosfer sebelum meloncat dari balon udara dan memecahkan rekor terjun dari ketinggian 35 km di atas tanah!

====

stratos jump !!

Selayaknya, ketinggian maksimal terjun payung dilakukan di angka 75 ribu kaki atau sekitar 20 kilometer. Namun apa yang dilakukan oleh Felix Baumgart ini terbilang unik, karena dia memecahkan rekor terjun paling tinggi di dunia pada level 125 ribu kaki atau sekitar 36 kilometer di atas permukaan tanah! Edan!

Ini tentu bukan proyek solo. Ini juga bukan kerja seorang entertainer yang cari muka pada dunia. Ini adalah proyek manusia melawan rasa takutnya sendiri. Bayangkan saja rasanya meluncur dari ketinggian puluhan kilometer di atas tanah? Hanya orang-orang dengan nyali super besar yang mampu melakukan hal tersebut. “Saya menggunakan rasa takut sebagai motivasi untuk melakukan hal ini,” tegas Felix tentang misinya tersebut.

Pria 40 tahun itu terbang hingga lapisan Stratosfer dengan mengenakan balon udara untuk kemudian melompat dan menjadi orang pertama yang terjun dari ketinggian fantastis tersebut. Sebelumnya, rekor dunia terjun dari ketinggian yang masuk akal bertahan selama 50 tahun atas nama Joe Kittinger. Pada tahun 1960 ia melompat dari ketinggian 31 ribu meter sekaligus memecahkan rekor terjun bebas tercepat. Namun hebatnya, Joe hanya mengandalkan parasut sederhana untuk melakukan aksinya tersebut. Saat itupun, teknologi canggih belum menyertai nyali besarnya untuk melengkapi diri dengan berbagai peralatan canggih. Inilah tonggak sejarah dimulainya kegilaan manusia untuk menaklukkan angkasa dengan terjun bebas!

Apa yang dilakukan oleh Joe dan Felix tentu membuat kita mengerenyitkan kening keheranan. Stratos Jump tentu bukan sebuah olahraga popular di mata kita, ini lebih kepada olahraga edan atau sebagai variasi lain untuk memperoleh kepopuleran. Rasanya lebih banyak hal lain yang bisa dilakukan untuk menaklukkan rasa takut  ketimbang terjun dari ketinggian Stratosfer ini.

Secara cost, ini tentu membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Baju dan perlengkapan terjun yang dipakai jelas bukan perlengkapan murah adanya. Semuanya didesan secara khusus dengan memperhitungkan berbagai aspek keselamatan seperti sisi aerodinamis dan tahan suhu ekstrim. Seperti diketahui pada ketinggian itu suhu udara bisa mencapai minus 50 derajat Celcius. Tekanan udara juga cukup kuat sehingga setiap orang yang berada di ketinggian itu diwajibkan mengenakan pakaian khusus untuk meminimalkan efek-efek gravitasi yang tidak diinginkan.

Di tahun 2008 lalu, tercatat juga ide penerjunan tertinggi yang akan dilakukan oleh Michel Fournier. Pensiunan kolonel Angkatan Udara Perancis ini bahkan berambisi memecahkan rekor dengan terjun di ketinggial 25 mil atau sekitar 40 km di atas permukaan tanah. Dia bahkan merancang baju khusus tahan dingin hingga suhu ekstrim minus 100 derajat Celsius untuk memuluskan idenya itu. Namun sayang, rencana yang digadang-gadang akan memecahkan empat rekor sebagai penerjunan tertinggi, terjauh, tercepat dan rekor orang yang dapat terbang tertinggi dengan balon udara tidak pernah terlaksana. Menurut catatan, Michel gagal melaksanakan mimpinya itu karena faktor cuaca dan kendala teknis. Beberapa kali balon udaranya gagal take off karena suhu dan tekanan udara yang tidak sesuai. Padahal hampir 20 juta Dollar dihabiskan pria 64 tahun itu untuk mewujudkan mimpinya melayang-layang di atas permukaan bumi.

Mimpi manusia untuk bisa menjadi orang yang paling unggul menaklukkan ketinggian terjun juga dicatat sejumlah nama lain. Sebut saja nama Steve Truglia, seorang seniman sekaligus stuntmant asal Inggris yang berencana membuat proyek berjudul Space Jump, atau melompat dari ketinggian 120 ribu kaki dan memecahkan sejumlah rekor dunia dengan ambisinya itu.

Ada juga seorang perempuan asal AS bernama Cheryl Stearns, penerjun payung professional yang juga terlibat dalam proyek StratoQuest. Proyek ini juga membawanya menjadi wanita pertama  yang terjun dari ketinggian 110 ribu kaki. Nah, bagi orang-orang ini, terjun dari lapisan Stratosfer alias Stratos Jump bukan hal yang perlu dirisaukan. Keberanian mereka untuk mengalahkan rasa takut membawa definisi tersendiri bagi kita oang awam untuk memahami rasa takut yang sebenarnya. Mereka memberi contoh bahwa rasa takut pun bisa ditaklukkan! (yuk)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: