talking, laughing, posting, sharing …

Asian Angels

Don’t judge a book by its cover! Tapi pada kenyataannya kita sebagai kaum pria masih sering berperilaku sebaliknya. Bagaimana wanita di mata pria? Tidak munafik pasti kita selalu melihat penampilan sebagai yang utama. Fair saja, pilih mana? Wanita bertubuh langsing bak peragawati atau bertubuh penuh gumpalan lemak di pinggangnya? Rambut panjang tergerai atau yang dipangkas pendek nyaris cepak? Wanita memang digariskan untuk menjadi sesuatu yang indah dan enak dipandang. Mereka selalu ada untuk menarik perhatian kita, kaum pria!

Dunia model dan hiburan menjadi magnet yang kuat bagi wanita yang dikaruniai raga rupawan. Kecantikan ragawi itu jelas menjadi aset yang berharga bagi setiap insan yang terlibat di dalamnya. Jika dunia model internasional dulu kerap didominasi oleh wanita-wanita dari Eropa atau Amerika Latin, kini kecenderungan wanita Asia untuk sukses menjadi top model terbuka lebar. Kecantikan khas Asia memang saat ini tengah booming sama seperti halnya dunia gandrung dengan jelitanya paras wanita-wanita dari negara pecahan Uni Soviet awal tahun 2000 lalu.

Kenapa Asia? Hal yang menarik untuk dipertanyakan. Benua kita ini memang kerap dipandang sebagai tempat negara-negara berkembang. Identik dengan kemelaratan, sosialisme hingga segala hal negatif lain. Stereotip itu lekat sejak berakhirnya perang dingin dan terus menjadi potret buram kawasan ini. Namun, seiring bertambahnya kemajuan teknologi, hal tersebut luntur dengan sendirinya. Asia bahkan mulai dikenal dengankebangkitan ekonomi, perdagangan dan pengentasan kemiskinan serta buta huruf. Negara seperti Korea Selatan, China, Singapura, Taiwan dan Hongkong mencatat berbagai kemajuan. Asia kini telah bangkit!

Apa imbasnya bagi warganya? Jelas, kemajuan itu memberi berbagai efek positif, apalagi dengan jumlah penduduk hampir 60 persen populasi dunia berada di benua ini, Asia menjadi wilayah yang potensial. Batas wilayah yang kabur antara Asia, Eropa dan Amerika juga membuat banyak perpaduan ras yang menjadi penghuni benua kuning ini semakin beragam. Tidak heran jika kemudian dari perpaduan ras tersebut melahirkan generasi baru yang bisa disebut sebagai ras Eurasia.

Kembali pada kehadiran bidadari-bidadari Asia di pentas catwalk dunia. Tidak sedikit wajah-wajah Asia yang telah menorehkan sukses di sana. Wajah cantik khas Timur, kulit cokelat keemasan, rambut lurus dan hitam serta tubuh yang tidak terlalu tinggi justru menjadi daya tarik tersendiri. Itu semua dibungkus dengan karakter yang hangat, santun dan sangat mempesona. Sangat khas dengan pernak-pernik ketimurannya. Kami memilih enam wanita Asia sensasional, cantik dan tentu saja memiliki kepribadian yang menyenangkan. Ingat, don’t judge a book by its cover. Jika mereka berpose dengan berani, membuat kita tertegun sejenak sambil menahan nafas, itu semua demi sebuah profesionalisme belaka. Di luar itu? Percayalah, mereka adalah sosok pribadi yang menyenangkan. Enjoy the taste of Asia. Enjoy the Asian Angel’s!

Katrina Kaif (India)

Kecantikannya memang tidak dipungkiri lagi. Dengan perpaduan darah India dan Inggris yang mengalir dari kedua orang tuanya, Katrina hadir bak bidadari. Postur semampai 172 cm dengan rambut panjang tergerai menjadi pemikat setiap mata lelaki yang memandangnya. Senyum simpul dan kepribadian yang hangat akan semakin membuat kita betah berlama-lama menatap gadis kelahiran Hongkong ini. Ah, indahnya.  

Karirnya bermula saat diberi kepercayaan oleh sutradara Kaizad Gustad untuk bermain fil Boom tahun 2003. Setelah itu Katrina pindah ke Mumbai dan mulai mencoba dunia modeling di sana. Bakatnya di dunia seni peran dan acting kembali memanggil dan ia sukses membintangi beberapa film bersama para actor dan aktris kawakan Bollywood seperti Salman Khan, Abhischek Bachan dan Akhsay Kumar. 

Tahun 2008 lalu ia bahkan dinobatkan oleh majalah FHM India di peringkat pertama dalam poling pembaca 100 Wanita Terseksi Dunia. Didukung kemampuan berbahasa Inggris yang fasih membawa nama Katrina laris manis di panggung hiburan India, Malaysia dan Hongkong. “Dia mempunyai karakter yangkuat di kesehariannya. Tidak sulit membentuknya di depan kamera dan orangnya sangat menyenagkan. Satu lagi, Katrina sangat cantik,” puji aktor senior Akhsay Kumar. 

Dibalik namanya yang melesat cepat di kalangan actor dan aktris India, Katrina tetap merendah. Gadis yang dikenal jarang berkomentar di mendia ini pun hanya menjawab singkat saat ditanya pendapatnya tentang pujian Kumar. “Dia juga aktor yang hebat. Aku merasa senang bisa bermain bersama dia,” ujar si cantik yang saat ini menjalin kasih dengan Slaman Khan ini. Selamat!

Yui Aragaki (Jepang)

Eits, jangan salah. Dia bukan bintang film porno dari Jepang. Yui Aragaki lebih dikenal sebagai model internasional yang terkenal di negeri Matahari Terbit. Bahkan salah satu situs pria dewasa di internet menganugerahinya sebagai pendatang baru paling menjanjikan di tahun 2008 lalu. Bermula sebagai penyiar radio dan model membawa nama aktris kelahiran tahun 1988 ini mulai dikenal publik. Keramahan dan pembawaannya yang penuh senyum membuat banyak orang mengagumi Yui.

Sejak kecil Yui sudah gemar menyanyi. Bahkan orangtuanya kerap mengajaknya ber karaoke di rumah. Dibandingkan ketiga saudaranya, bakat entertain Yui memang terlihat lebih menonjol. Selain itu bakat seni lain yang menonjol dalam dirinya adalah menggambar. Yui gemar menggambar Manga alias komik versi Jepang. Hasil guratan tangannya disukai oleh teman-temannya semasa bersekolah di Sunrise High School, Okinawa.

Tahun 2004 ia lolos audisi pencarian model sebuah majalah lokal di kotanya. Kecantikan wajah serta tinggi badan yang proporsional, 167 cm membawanya berkenalan dengan dunia modeling. Eberapa produser acara televise lokal juga tertarik memoles bakatnya dan jadilah Yui bintang muda yang paling banyak tampil di TV. Ia membintangi berbagai serial drama, iklan hingga membawakan acara selama tahun 2005 sampai 2008. Kemudian Yui mulai juga berlatih menyanyi secara serius dan berhasil menelurkan albumnya sendiri bertitel Make My Day di tahun 2008 lalu.   

Acara yang melambungkan namanya adalah U Rocks dengan berduet bersama Japan Idol Maki Horikita yang berusia 20 tahun. Kini karir model Yui kembali bersinar setelah didaulat oleh salah satu rumah mode Jepang untuk menjadi ikon fashionnya selama tahun 2009. 

Shu Qi (Taiwan)

Siapa yang tidak kenal wajah si cantik dalam film The Transporter ini? Gadis Taiwan yang memulai debutnya sebagai seorang model kini malah dikenal sebagai pemain film. Akting yang menawan dibalut kecantikan wajah orientalnya membuat Holywood bertekuk lutut. Shu Qi sekarang bukan lagi milik Asia, dia sudah menjadi milik dunia. Aktris yang memiliki nama kecil Lin Li Hui ini hijrah ke Hongkong saat berusia 17 tahun. Mendapat beberapa casting iklan sebelum akhirnya memilih tampil sebagai model kalender nude dan membintangi beberapa film soft core di sana.

Ternyata bakat aktingnya memang bukan talenta kacangan. Uktinya meski bermain di film label kuning tersebut, nama Shu Qi mencuat dan mendapat penghargaan Best Supporting Actres dalam Hongkong Film Festival 1996 dalam film Viva Erotica. Setelah itu namanya segera menjadi buruan para film maker dan sytradara, bahkan tidak kurang Jackie Chan pun memanggilnya untuk bermain dalam film Georgeous tahun 1998. Tahun berikutnya bahkan gadis berpostur 150 cm ini mendapat kesempatan main dalam film arahan sutradara top Asia, Ang Lee dalam film Crouching Tiger Hidden Dragon. Sayang di tengah proses syuting manajer Shu Qi membatalkan kontrak dan mengalihkan kliennya untuk melakukan syuting iklan minuman ringan di Jepang. Shu Qi yang kecewa lalu  memutuskan kontrak dengan manajernya itu.

Tahun 2000 menjadi puncak karirnya setelah bermain dalam The Transporter bersama Jason Stantham, kemudian juga menjadi bintang dalam film aksi So Close bersama Karen Mok. Ia meraih penghargaan Aktris Terbaik 2005 dalam perannya di film Hou Hsiao Hsien.

Shu Qi memang tidak lagi bermain untuk film kategori softcore, namun dalam beberapa film ia masih kerap memperlihatkan keseksian tubuhnya. Dalam sebuah wawancara dengan M Magazine Hongkong, Shu Qi pernah berujar, “Apa yang anda lihat saat menyaksikan tubuhku di dalam film? Ini sebuah keindahan yang menurutku pantas dinikmati para penggemar film. Aku tidak membuka baju untuk sebuah scenario yang aku sendiri tidak mengerti jalan ceritanya.” Salut untuk Shu Qi!

Methinee Kingpayome (Thailand)

Model yang satu ini terkenal karena karakternya yang vokal dan sangat disiplin. Meski kerap ampil sebagai model swimsuit dan pakaian seksi di dalam dan luar negaranya Methinee menaruh perhatian besar untuk urusan fashion Thailand. Ia misalnya baru-baru ini menentang keputusan pemerintahnya yang melarang para model wanita negeri Gajah Putih itu untuk tampil dalam peragaan busana yang mempertontonkan lekuk-lekuk tubuhnya. “Saya tidak pernah mengerti bagaimana cara berpikir mereka yang mengeluarkan peraturan itu. Dunia model adalah dunia yang menuntut totalitas, jika mereka tidak mendukung hal itu seharusnya mereka membuat peraturan tersebut sejak dulu,” ujarnya dalam wawancara dengan sebuah radio lokal di Pattaya.

Bagi model berdarah campuran Thailand-Mongolia ini pemerintah seharusnya mendukung setiap warganya. “Kita harus melihat ke depan, bahwa Bangkok punya kans menjadi pusat mode di Asia. Tetapi dengan larangan itu kita akan terhambat untuk mewujudkan hal tersebut. Apakah mereka sudah memikirkan hal itu masak-masak?” ujar pemilik postur 178 cm dan berat 49 kg itu dalam blog pribadinya.

Model yang pernah dijuluki Naomi Campbellnya Asia karena memiliki kaki jenjang tersebut saat ini sibuk mengerjakan seoklah modelnya sendiri. Ia menjadi mentor sekaligus owner di sana, bahkan kabarnya top model dunia, Tyra Banks, akan mengajaknya bekerjasama untuk melakukan casting bagi sebuah program reality show yang akan ditayangkan diseluruh Asia.

Hwang Mi Hee (Korea)

Semenanjung Korea juga tidak kalah dalam urusan model top Asia. Banyak nama berasal dari Korea Selatan yang notebene lebih terbuka terhadap modernisasi ketimbang saudaranya di Utara. Hwang Mi Hee adalah model terkenal di Korea Selatan. Di negaranya ia lebih dkenal dengan julukan The Racing Queen, karena seringnya berpartisipasi sebagai umbrella girl di event balap dan pameran mobil di sana. Awalnya dia memulai karir sebagai sales promotion girl (SPG), langsung saja kecantikan dan tubuhnya yang indah menarik perhatian banyak orang.

Tawaran untuk Hwang berpose di berbagai majalahpun berdatangan. Para produsen alat-alat elektronikpun seakan ingin berlomba-lomba mendapatkan Hwang untuk memasarkan dagangan mereka. Dengan senang hati Hwang pun menerima semua tawaran tersebut dan mengorbitkan namanya sebagai The Booth Girl 2008 versi sebuah majalah pria di Korea Selatan. Jika publik Indonesia kerap menganggap profesi seorang SPG sebagai profesi rendah, di Korea hal itu terjadi sebaliknya. Di sana setiap SPG diharuskan memiliki kemampuan berbahasa Inggris dengan baik, mencatat nilai IQ tertentu dan memiliki tubuh yang proporsional.

Saingan terberat Hwang untuk perebutan gelar SPG terbaik tahun lalau adalah sesame model, aktris dan SPG bernama Lee Ji Woo. Kini Hwang telah tampil di banyak majalah sebagai model yang cukup terkenal di Korea Selatan. Ia juga didaulat untuk bermain dalam sebuah iklan kampanye anti pemanasan global sebuah produsen mobil asal negaranya tersebut. Hwang juga menjadi ikon gerakan hidup sehat bagi kaum muda di sana setelah menerima penghargaan dari pemerintahnya, Sebuah prestasi yang luar biasa dari seorang model cantik yang memulai karir sebagai booth girl. Go, Hwang!  

Luana Lani (Filipina)

Bagi anda penggemar majalah dewasa Playboy tentu sering mendengar namanya dan melihat wajahnya yang eksotis. Ya, Luana Lani adalah model kelahiran Filipina yang saat ini pindah berdomisili di Los Angeles, Amerika Serikat. Karirnya melesat sebagai model hot untuk sejumlah majalah dewasa di sana. Kulitnya yang kecoklatan serta rambut hitam, panjang dan natural boops menjadi daya tarik tersendiri.

Lani berasal dari keluarga sederhana, sejak kecil ia dibesarkan sang Ayah seorang diri. Sebagai single parent Ayahnya cukup ketat menjaga Lani. Satu hal yang diingatnya sejak kecil adalah sang Ayah sangat ketat mengawsi teman-teman dan lingkyuungan pergaulannya. Di usia 18 tahun, Lani menyadari ketertarikannya pada dunia model dan mulai berpose untuk sejumlah fotografer amatir di negaranya. Gayung bersambut, wajah Lani yang khas itu mulai menarik perhatian banyak orang.

Ia memutuskan pindah ke Amerika Serikat di tahun yang sama. Berbekal sedikit tabungan dan tekad yang kuat ia pun hijrah ke sana. Arus nasib membawanya mengikuti sejumlah casting pemotretan dan bermain di beberapa film kecil. Hingga akhirnya tawaran untuk tampil polos datang dari Playboy. Kesempatan yang tidak disia-siakan oleh Lani untuk mengisi Playboy Cyber Girl bulan Desember tahun 2005. Setelah kemunculannya itu bisa ditebak bagaimana jalan hidup gadis bertinggi badan 150 cm dan berat 43 kg ini. Lani mulai bermain dalam film-film kategori x-rated hingga sekarang memiliki website dan jutaan penggemar di seluruh dunia. (yuk)

Comments on: "Asian Angels" (1)

  1. minta versi opennya duonkkkss cukkk telll

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: