talking, laughing, posting, sharing …

Di sudut sebuah gang di tengah keramaian orang yang lalu-lalang, dua orang pengemis tampak sedang duduk menghitung pendapatan mereka siang itu. Setelah seharian mengemis di lampu merah dan emperan toko, pengemis pertama mengeluh pendapatannya yang tidak cukup untuk makan.

Pengemis A : Heran, sudah seharian ngemis, tetap saja uangnya tidak bisa  cukup makan sekeluarga…

Pengemis B : Yah, namanya juga profesi pengemis, jangan mimpi bisa punya rumah permanen, mobil apalagi hidup bergelimang harta.

Pengemis A : Eh, jangan salah lo, gue sebenernya keturunan orang kaya raya. Harta moyang gue tuh gak terhitung banyaknya dan gak akan habis sampai tujuh turunan.

Pengemis B : Loh, terus, kenapa sekarang kau jadi pengemis?

Pengemis A : Itu masalahnya, gue keturunan kedelapan ..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: